Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Nikmati Liburanmu, Apapun Bentuknya 😊

Pergi berlibur?...HOREE! Iya, itulah reaksi yang dirasakan hampir semua orang apabila telah memasuki musim liburan, terutama liburan tahun baru. Berwisata atau berlibur di akhir tahun merupakan suatu kegiatan yang selalu menjadi keinginan bahkan ditunggu-tunggu oleh sebagian orang, apalagi setelah mengalami hari-hari yang berat karena pekerjaan selama 1 tahun itu. Liburan sambil merayakan tahun baru, ibarat kata pepatah “Sambil menyelam, minum air”, yang artinya... ...Sambil berlibur, merayakan pergantian tahun. Tentu bakal sangat mengasyikkan.Apalagi liburan tahun baru itu kita lakukan bersama keluarga terkasih kita. Disaat-saat seperti ini, dipenghujung tahun, kita mulai tertarik dan merasakan atmosfir liburan akhir tahun yang kian terasa, hampir semua kolega, teman dan rekan kerja kita mulai sibuk merencanakan liburan akhir tahunnya. Mungkin ada dari sebagian dari kita yang memang telah merencanakan liburan tahun baru 2020 ini, jauh-jauh hari sebelumnya. Namun, walau...

Permenungan Sila Keempat Pancasila

Kita sampai pada permenungan sila keempat Pancasila: “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam pemusyawaratan / perwakilan”. Kita bersama-sama diajak untuk menggali inspirasi, semangat dan gerakan bersama dalam keterlibatan aktif ikut serta membangun masyarakat Indonesia yang semakin demokratis yang dipimpin oleh semangat gotong royong dan persaudaraan yang telah menyatukan kita semua sebagai bangsa menyongsong masa depan yang penuh optimisme dan pengharapan. Dalam setiap peristiwa dan pengalaman hidup, mau tidak mau kita harus memberi perhatian kepada setiap peristiwa dan pengalaman yang jumlahnya tidak terbilang. Pernah, pada halaman pertama salah satu harian nasional, terpampang judul besar Kesadaran Moral Dirusak. Dalam ulasan itu disampaikan data sekian banyak tindakan tangkap tangan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap sekian banyak pejabat yang melakukan korupsi. Padahal tanggung jawab utama mereka adalah memastikan terwujudnya keseja...

Kebohongan

Pernahkah Anda berjumpa atau menemukan seseorang yang menjalani hidup dengan kejujuran di dalam dunia ini? Artinya, tidak pernah berbohong selama hidupnya? Jawabannya sederhana saja, tidak ada. Yang ada, mungkin kejujurannya tidak sampai 100 persen, tetapi biasanya masih dianggap jujur. Kecuali kalau memang kebiasaan dan perilakunya memang tidak jujur, bahkan memiliki hobi bohong dan membohongi orang. Nah, ini pasti akan disebutkan sebagai orang yang tidak jujur. Mencari kata “bohong” di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pun dapat dipahami sebagai sebuah sifat atau sikap yang tidak sesuai dengan hal yang sebenarnya. Kebohongan (juga disebut kepalsuan) adalah jenis penipuan dalam bentuk pernyataan yang tidak benar, terutama dengan maksud untuk menipu orang lain, seringkali dengan niat lebih lanjut untuk menjaga rahasia atau reputasi, perasaan melindungi seseorang atau untuk menghindari hukuman atau tolakan untuk satu tindakan. Berbohong adalah menyatakan sesuatu yang tahu tidak ...

Persembahan Seorang Janda Miskin

Persembahan seorang janda miskin (bahasa Inggris: The Widow's Mite) adalah suatu pelajaran yang dicatat dalam Injil Sinoptik (Markus 12:41-44, Lukas 21:1-4), pada waktu Yesus mengajar di Bait Allah di Yerusalem. Injil Markus menunjukkan bahwa dua "peser" (bahasa Yunani: lepton; bentuk jamak: lepta) bersama-sama bernilai satu "duit" (bahasa Yunani: quadrans), koin Romawi terkecil. Sebuah lepton adalah koin yang terkecil dan paling tidak berharga di antara koin yang beredar di Yudea, senilai sekitar enam menit kerja dari upah rata-rata harian. Koin itu digunakan pada masa Alexander Janus. Jadi koin itu sekarang dikenal sebagai koin Alexander Janus, kaisar ini berkuasa pada 103 -76 SM. Sekalipun saat kisah janda miskin ini terjadi pemerintahan Alexander sudah lewat, namun uangnya tetap bisa dipergunakan. Bahannya dibuat dari perunggu. Itu adalah mata uang yang nilainya sangat kecil, kalau sekarang ya uang recehanlah. Lalu mengapa uang yang bernilai kecil itu me...