Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Yesus, Terimakasih

Desember 2017, saya mendengar berita bahwa terjadi KLB difteri di beberapa kota di Indonesia, termasuk diantaranya Jawa Timur, di mana Jawa Timur termasuk propinsi dengan jumlah kasus terbanyak yaitu 271 kasus. Dalam bulan tersebut pula, sering bermunculan berita di sana sini terkait wabah difteri.   Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo pun telah memberikan instruksi kepada semua daerah dalam rangka penanganan wabah difteri yang terjadi di sejumlah daerah.  Maka ketika  Pemprov Jatim juga menetapkan status KLB Difteri di Jawa Timur, langkah selanjutnya adalah melakukan  proteksi di daerah seperti amanah undang-undang dan instruksi Gubernur Jawa Timur agar tidak meluas dan epidemik hingga tidak ditemukan lagi kasus Difteri. Oleh karena itu, terkait usaha pemerintah dalam mengatasi wabah difteri, maka pada tanggal 6 Januari 2017, saya mengatur agar informasi mengenai wabah difteri dan bahwa difteri adalah penyakit yang sangat menular dan berbahaya dan hanya bisa...

Ruwetnya PKK RT

Saya bakal genap satu tahun memimpin PKK di RT 17. Seperti yang saya duga, tidak mudah memimpin para ibu dengan berbagai latar belakang dan keinginan. Dalam perjalanan satu tahun menjadi ketua RT 17, baru saya sadari, bahwa tidak banyak dari para ibu ini yang sepertinya menganggap PKK adalah suatu organisasi, bahwa ada UU yang mengatur tentang PKK. Mereka tahu ada 10 program PKK, tetapi lebih banyak yang enggan ketika diajak untuk berkolaborasi melaksanakannya. Ada yang tidak paham mengenai struktur organisasi, tugas dan fungsinya, sehingga adakalanya bertindak melebihi kewenangannya. Bahkan ada yang tidak paham mengenai fungsi kas, atau pura-pura tidak paham, entahlah. Lebih banyak para ibu yang menganggap PKK hanyalah wadah untuk bersilahturahmi, berkumpul, berjumpa dengan tetangga, arisan dan simpan pinjam. Sesuatu seperti ini membuat saya sulit mengorganisasikan kelompok PKK RT. Terutama dalam masalah kas, di awal, ada indikasi bahwa ada ibu-ibu yang seolah tidak ikhlas ketik...