Menjelang pukul 15.00 WIB, saya mendengar pengumuman dari speaker masjid komplek bahwa ada seorang ibu yang meninggal dunia. Saat itu suami baru datang dan bermaksud untu 'leyeh-leyeh' sejenak. Begitu mendengar pengumuman itu, suami langsung beranjak dan bersiap ke rumah duka yang meskipun berbeda RT kebetulan berada dua blok di belakang kami. Selang berapa saat, suami berkirim message agar sebaiknya kami para ibu jangan dulu melayat atau ta'siyah karena kondisi jenasah yang sudah bau dikarenakan baru diketemukan setelah beberapa hari meninggal. Di khawatirkan bahwa ibu-ibu tidak dapat menahan bau dan mual atau muntah karenanya. Sebagai ibu RT yang kekinian (hehehe) aku meng-share kondisi tersebut di grup ibu-ibu, supaya yang memang tidak tahan dengan keadaan tersebut bisa menunda sampai jenasah diberangkatkan tetapi itu semua tetap terserah masing-masing. Tak ada kabar dari suami sampai akhirnya menjelang maghrib suami datang. Dia bercerita bahwa jenasah belum diapa-apak...
Tentang segala yang tertangkap panca indera dan rasa