Langsung ke konten utama

Nikmati Liburanmu, Apapun Bentuknya 😊



Pergi berlibur?...HOREE! Iya, itulah reaksi yang dirasakan hampir semua orang apabila telah memasuki musim liburan, terutama liburan tahun baru.

Berwisata atau berlibur di akhir tahun merupakan suatu kegiatan yang selalu menjadi keinginan bahkan ditunggu-tunggu oleh sebagian orang, apalagi setelah mengalami hari-hari yang berat karena pekerjaan selama 1 tahun itu.

Liburan sambil merayakan tahun baru, ibarat kata pepatah “Sambil menyelam, minum air”, yang artinya... ...Sambil berlibur, merayakan pergantian tahun. Tentu bakal sangat mengasyikkan.Apalagi liburan tahun baru itu kita lakukan bersama keluarga terkasih kita.

Disaat-saat seperti ini, dipenghujung tahun, kita mulai tertarik dan merasakan atmosfir liburan akhir tahun yang kian terasa, hampir semua kolega, teman dan rekan kerja kita mulai sibuk merencanakan liburan akhir tahunnya.

Mungkin ada dari sebagian dari kita yang memang telah merencanakan liburan tahun baru 2020 ini, jauh-jauh hari sebelumnya.

Namun, walaupun demikian kadang kala kita lupa, atau lengah dan terlena dengan kesibukan pekerjaan yang kita alami, membuat kita lupa untuk mengatur rencana liburan akhir tahun kita.

Bagi mereka yang memang telah menjadikan acara rutin keluarga, mungkin tidak akan lupa, namun bagaimana dengan mereka yang memang membutuhkan liburan dikarenakan sudah lama tidak berlibur dan berwisata dengan keluarga? Tentunya tidak ada persiapan-persiapan yang berarti yang mereka lakukan.

Apalagi, liburan akhir tahun bersama keluarga yang direncanakan dengan dadakan, misalnya karena mendapat bonus dari perusahaan sebagai reward atau penghargaan atas kinerja kita yang bagus pada selama tahun itu.

Atau mungkin ada yang mendapat hadiah paket liburan akhir tahun dan menyambut tahun baru 2020 yang kita ikuti dari kontes atau kuis-kuis yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan perjalanan wisata besar, tentunya semua akan terasa dadakan, tanpa persiapan yang berarti.

Mungkin juga kita seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang karena tidak mengambil cuti tahunan selama 2 tahun berturut-turut dan karena itu mendapat cuti tahunannya lebih lama, karena diambil sekaligus cuti tahunan 2 tahun nya, ingin memanfaatkan cuti tahunan yang lumayan lama tersebut bersama keluarga sambil merayakan pergantian tahun baru 2019-2020.

Apapun alasannya, jika kita berencana ingin berlibur akhir tahun bersama keluarga di pergantian tahun 2019-2020 ini, kita harus mempunyai persiapan yang matang dan terkoordinir serta terencana dengan baik. Karena kita disini tidak pergi liburan sendirian, kita pergi berlibur bersama keluarga, disini ada anak-anak, mungkin orang tua, atau bahkan mertua dan saudara-saudara kita. Jika bersama saudara-saudara, kita mesti pastikan, apakah rencana liburan ini, secara keuangan, semua kita yang tanggung atau bdd (bayar dewe dewe -bhs Jawa = bayar sendiri sendiri) atau patungan/saweran 😁. Semua harus jelas. Jangan asal nebeng dan ga mau tahu. Kita juga harus bisa menempatkan diri juga andai acara liburan ditanggung saudara 😁.

Begitu juga jika kita merencanakan liburan akhir tahun dan menyambut tahun baru 2020 ini hanya bersama keluarga kecil kita, bersama suami/isteri dan anak-anak kita saja. Kita harus merencanakannya secara matang dan terkoordinir.

Kita tahu, berlibur atau berwisata mempunyai banyak sekali manfaat yang akan kita dapat, misalnya, mengurangi stress, menambah wawasan serta pengalaman, menumbuhkan rasa kepercayaan diri dan masih banyak manfaat lain yang akan kita dapatkan dengan berlibur atau berwisata.

Dalam hal ini jika kita berlibur bersama keluarga, ada beberapa keuntungan yang akan kita dapatkan, misalnya; dengan berlibur bersama, kita PASTI akan memiliki waktu yang sangat berkualitas dengan keluarga. Sehingga, keharmonisan keluarga kecil akan selalu terjaga.

Juga dapat meningkatkan rasa kasih sayang masing masing diantara anggota keluarga kecil kita. Untuk menatap hidup dengan penuh cinta kasih dan rasa sayang.

Tahukah anda, kenapa bisa begitu? Semua karena rasa tawa dan senda gurau, kebahagiaan yang terpancar saat liburan menjadi hal yang tak akan terlupakan. Sebagai kenangan indah dimasa yang akan datang nanti. Yang akan menjadi kenangan manis buat keluarga kecil kita. Kenangan indah buat anak-anak disaat mereka dewasa nanti.

Dengan liburan bersama keluarga, akan membuat kita tak akan pernah melupakan anggota keluarga kita. Bahkan akan memberikan rasa persatuan, rasa cinta kasih dan rasa sayang yang kokoh didalam keluarga.

Kenangan indah yang penuh dengan kehangatan saat liburan menjadi faktor yang sangat krusial dalam meredam ‘cek cok dalam rumah tangga. Liburan bersama keluarga juga dapat meningkatkan kebahagiaan keluarga, kebahagiaan anak-anak kita sekaligus membangun pengalaman baru buat mereka, menciptakan kenangan indah bagi keluarga.

Atau bisa juga sebagai obat dalam membangun kembali pernikahan yang hampir kandas akibat badai rumah tangga yang menimpa...

...dengan berlibur bersama keluarga sekaligus upaya dalam merajut kembali cinta dan kasih sayang yang hampir kandas tadi.

Membayangkan suasana dan saat-saat diwaktu berlibur atau berwisata tentu sangat indah dan membahagiakan, apalagi itu kita lakukan bersama keluarga kita.

Namun demikian jangan biarkan impian kebahagiaan liburan bersama keluarga menjadi buyar dan menyuramkan hanya karena permasalahan keuangan.

Karena itu, kita mesti merencanakan perjalanan liburan akhir tahun dan menyambut tahun baru 2020 bersama keluarga sebaik mungkin. Menyiasati anggaran liburan bersama keluarga sebelum kita benar-benar pergi berlibur, jangan sampai perjalanan liburan bersama keluarga menjadi kenangan buruk hanya karena pengaturan anggaran yang salah dan tidak adanya koordinasi bersama pasangan.

Mengatur pengeluaran selama perjalanan liburan akhir tahun bersama keluarga dan dalam menyambut tahun baru 2020 nanti, misalnya, menetapkan satu alur keluar dalam hal pengeluaran keuangan selama liburan bersama keluarga, dengan menetapkannya pada satu orang saja. Bisa pada isteri, atau suami.

Dengan begitu, maka pengeluaran akan terencana dengan baik, budget yang dikeluarkan untuk setiap kegiatan liburan bersama keluarga akan terpantau dengan baik dan seksama.

Jangan lupa pula catat segala pengeluaran (bila perlu), namun jika itu merepotkan, bisa menyiasatinya dengan menyimpan struk pengeluaran keuangan.

Sebelum melakukan perjalanan liburan bersama, kita dapat membuat kesepakatan terlebih dahulu dengan pasangan, dalam hal: apakah memilih paket tour atau merencanakan sendiri perjalanan wisata bersama keluarga, apakah memilih berkendara sendiri, mobil rental, atau memilih angkutan umum, apakah memilih menginap di rumah saudara, di hotel atau menginap di guest house, dan lain sebagainya.

Yang paling utama adalah kita harus menentukan terlebih dahulu tempat/ tujuan liburan bersama keluarga terlebih dahulu.

Dalam menentukan tempat/ tujuan liburan bersama keluarga, kita harus menyesuaikan dengan anggaran yang telah kita siapkan terlebih dahulu.

Kita dapat mengatur dan merencanakan atau menjadwalkan kegiatan-kegiatan apa saja yang akan kita lakukan bersama keluarga dalam liburan akhir tahun sambil menyambut tahun baru 2020 bersama keluarga.

Misalnya, kapan harus melakukan wisata olahraga/ wisata petualangan ekstrim, kapan harus pergi kewahana-wahana bermain anak, dan lain sebagainya.

Tetapi, jika kita tidak bisa liburan karena (misalnya) si sulung harus menyelesaikan tugas akhir di kampusnya, dan si bungsu ada kegiatan di sekolahnya, sehingga akhirnya harus liburan di rumah saja, kita bisa menikmati liburan di rumah dengan melakukan kegiatan rumah tangga dengan lebih santai dan melewati hari-hari dengan melihat keceriaan dan kebahagiaan terpancar di wajah anak-anak dengan memenuhi tuntutan dan kebutuhan sehari-hari keluarga dengan riang, menjaga dan menemani kegiatan mereka di rumah dengan tenang, pagi-pagi bisa bangunkan mereka dari tidurnya dengan bahagia, mengajaknya ibadah dan jalan-jalan pagi bersama, melayani permintaan makanan kesukaannya, tentu dengan tangan kita sendiri, bukan instan atau beli di warung. Lalu menikmati hidangan bersama-sama dengan cerita dan canda, tanpa ada ketergesa-gesaan.

Sebagai orang tua, kita kadang menganggap kebahagiaan anak itu bila sudah dituruti permintaan materinya. Kita sering tidak menyadari bahwa ada hal-hal yang sangat mudah kita lakukan justru memberikan kebahagiaan dan kedekatan yang sangat berharga. Apalagi bila kedua orang tua sama-sama sibuknya. Sementara di sisi lain, untuk ibu-ibu pekerja, terkadang jadi "si inem" itu memang berat 😁.

Namun, sejatinya, liburan tidak harus yang mahal untuk biaya keluar kota. Karena mengisi liburan di rumah, berkumpul bersama keluarga, makan bersama setiap saat, juga mempunyai nilai tersendiri. Selain sederhana,  murah, meriah, ibu akan dapat bonus cinta dan kasih sayang. Buat ibu-ibu yang tidak bisa berlibur kemana-mana, tetap semangat ya, senyuman, candaan, sentuhan dan pelukan anak-anak dan suami kita itu teramat mahal harganya, so... syukuri dan nikmati kesehatan dan kerukunan keluarga kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebutuhan Imam dalam Gereja Katolik: Panggilan yang Semakin Langka

Gereja Katolik, sebagai umat Allah yang berziarah di dunia, sangat bergantung pada pelayanan para imam dalam mewartakan Injil, merayakan sakramen, dan menggembalakan umat. Namun, dewasa ini, Gereja menghadapi tantangan serius: semakin berkurangnya jumlah imam, sementara kebutuhan umat terus meningkat. Fenomena ini menjadi panggilan mendesak bagi seluruh umat Katolik untuk merenungkan kembali pentingnya imamat dan peran kita dalam mendorong tumbuhnya panggilan suci ini. Realita Krisis Panggilan Data dari berbagai keuskupan menunjukkan tren penurunan jumlah seminaris dan imam baru. Di banyak wilayah, satu imam harus melayani beberapa paroki sekaligus, sehingga mengurangi intensitas pembinaan umat secara personal dan pastoral. Sementara itu, jumlah umat terus bertambah, kebutuhan pelayanan sakramen tetap tinggi, dan tantangan pastoral semakin kompleks di tengah perubahan zaman. Peran Imam dalam Kehidupan Gereja Imam bukan sekadar pemimpin liturgi, tetapi pribadi yang hadir sebagai alter C...

Dunia Ini Panggung Sandiwara

Dunia ini panggung sandiwara adalah frasa yang diutarakan oleh karakter Jaques dalam karya William Shakespeare berjudul As You Like It . Monolog ini mengumpamakan dunia ini sebagai sebuah panggung sandiwara dan kehidupan manusia seperti sebuah sandiwara, dan menerangkan tentang tujuh tingkatan usia manusia, yang kadang-kadang disebut sebagai tujuh usia manusia : bayi, anak sekolah, pecinta, prajurit, keadilan, pantaloon , dan masa kanak-kanak kedua, "tanpa gigi, tanpa mata, tanpa rasa, tanpa semuanya". Maksud Shakespeare adalah bahwa dunia ini tidak lain adalah panggung teater dan manusia adalah aktornya. Sejak lahir manusia memasuki dunia teater dan terus berakting sesuai dengan usia mereka, hingga pada usia tua mereka ketika episode yang terakhir dimainkan.

Melihat, Mengerti, dan Percaya: Sebuah Perjalanan Kesadaran

Setiap manusia menjalani proses kehidupan yang tak lepas dari pengalaman, pencarian makna, dan pencapaian keyakinan. Dalam proses ini, tiga kata sederhana — melihat , mengerti , dan percaya — menyimpan kekuatan besar yang mampu mengubah cara kita memahami dunia dan diri sendiri. "Melihat" bukan sekadar menggunakan indera penglihatan. Ia merupakan simbol dari kesadaran awal , di mana kita mulai menyadari adanya sesuatu di hadapan kita. Melihat bisa bermakna menyaksikan peristiwa, mengenali tanda-tanda kehidupan, atau membaca situasi secara lahiriah. Namun, tidak semua yang kita lihat mampu kita pahami. Ada kalanya kita memandang sesuatu, tetapi tidak menangkap makna di baliknya. Oleh karena itu, melihat hanyalah awal — sebuah undangan untuk menggali lebih dalam. Setelah melihat, langkah berikutnya adalah mengerti . Ini adalah tahap di mana pikiran mulai mencerna, hati mulai merasa, dan jiwa mulai bertanya. Mengerti adalah jembatan antara pengamatan dan kebijaksanaan. Menger...