TERLAHIR sebagai bagian kelompok minoritas amat mungkin menghadirkan kesan tersendiri bagi yang mengalaminya. Di Indonesia, konsep minoritas acap disematkan antara lain pada pilihan agama. Tinggal di negara berpenduduk mayoritas Islam ini, penganut agama lain kerap harus berupaya menyesuaikan diri dalam kesehariannya. Sebagai suatu agama, Katolik memiliki aturan dan sistem yang tak mudah dalam beberapa hal. Sementara sebagai minoritas, menjalani kehidupan tentu tak selalu mudah. Salah satu tantangan yang dirasakan ialah jumlah tempat ibadah yang sedikit. Selain itu, bahkan ketika bersekolah di sekolah berkonsep agama Katolik, kita masih juga harus menerima kondisi bahwa mayoritas siswanya bukan beragama Katolik. Selain itu dalam hal mencari jodoh seiman utk jadi pasangan hidup. Terbatasnya jumlah lawan jenis penganut Katolik membuat usaha mencari jodoh jadi jauh lebih berat. Tak jarang kita harus mengakhiri niat mendekati seorang wanita atau pria karena ternyata tak menganut agama...
Tentang segala yang tertangkap panca indera dan rasa