”Jangan percaya kepada papan yang lapuk,” kata penulis drama berkebangsaan Inggris, William Shakespeare. Ya, sebelum melangkah ke papan-papan sebuah jembatan di atas jurang yang dalam, Anda tentu ingin memastikan bahwa kayunya tidak lapuk. KATA-KATA Shakespeare tersebut sejalan dengan perasaan Raja Salomo dari Israel zaman dahulu, yang menulis kata-kata berikut ini sekitar 3.000 tahun yang lalu, ”Orang bodoh percaya kepada setiap perkataan, orang bijaksana bertindak hati-hati.” (Amsal 14:15, Bahasa Indonesia Masa Kini) Ya, hanya orang bodoh yang menempuh kehidupan dengan membabi buta mempercayai segala sesuatu yang didengarnya, membuat keputusan dan bertindak atas dasar nasihat yang asal-asalan atau ajaran yang tanpa dasar. Menaruh kepercayaan kepada sumber yang salah—ibarat melangkah di atas papan yang lapuk—dapat mencelakakan. Mendapat kepercayaan dari orang lain tentunya bukanlah hal yang mudah dan merupakan hal yang sangat berharga. Kepercayaan adalah tanda lain jika kamu ora...
Tentang segala yang tertangkap panca indera dan rasa