Ada seberkas penyesalan dalam ucapan selamat ulang tahun dariku untuk orangtuaku.
Biasanya kita akan memberikan ucapan selamat ulang tahun bernada kegembiraan untuk orang-orang yang kita sayangi.
Entah itu untuk kekasih, sahabat, teman, maupun orangtua.
Namun saya justru bersedih di hari ulang tahun orangtua.
Keberpisahan kami karena saya sudah berkeluarga kini justru jadi dalang di balik kesedihan.
Sampai dengan usia saya saat ini, saya merasa bahwa saya sudah jarang menghabiskan waktu bersama orangtua.
Hal ini dimulai semenjak saya lulus SMA dan melanjutkan study ke Surabaya.
Selama ini entah berapa lama waktu yang bisa saya habiskan bersama orangtua,
Waktu bersama orangtua terasa cepat sekali. Karena kami hanya bertemu di hari Sabtu dan Minggu itupun sebulan sekali.
Sudah banyak momen antara kami yang terlewatkan. Banyak momen bahagia yang sudah terlewat tanpa kami rayakan bersama.
Dan dari banyaknya momen itu, salah satunya adalah hari-hari spesial seperti hari ulangtahun.
Entah sudah berapa tahun saya tidak ikut merayakan ulang tahun orangtua bersama saudara hehehe...
Saya berharap, orangtua bisa mengerti situasi kondisi yang saya miliki, kalau saya lagi berjuang untuk masa depan saya dan saya juga sudah berkeluarga.
Terimakasihku untuk orangtua karena selama ini sudah mendukungku. Terimakasih sudah jadi orangtua yang terbaik. Untuk ibu, semoga senantiasa sehat, panjang umur, biar kita bisa punya waktu yang lebih lama buat bareng-bareng (jalan-jalan bareng, makan bareng, pergi bareng, dan liburan bareng). Untuk ayah, semoga Tuhan memberi ayah istirahat di negeri orang hidup, dalam kegembiraan Firdaus, dalam pangkuan Abraham, Ishak dan Yakub, para bapa suci kami, dari mana rasa sakit dan dukacita serta keluh kesah dilenyapkan, tempat cahaya wajah-Nya menghampiri dan senantiasa bersinar. Aamiin.
Tuhan Yesus memberkati 🙏
Biasanya kita akan memberikan ucapan selamat ulang tahun bernada kegembiraan untuk orang-orang yang kita sayangi.
Entah itu untuk kekasih, sahabat, teman, maupun orangtua.
Namun saya justru bersedih di hari ulang tahun orangtua.
Keberpisahan kami karena saya sudah berkeluarga kini justru jadi dalang di balik kesedihan.
Sampai dengan usia saya saat ini, saya merasa bahwa saya sudah jarang menghabiskan waktu bersama orangtua.
Hal ini dimulai semenjak saya lulus SMA dan melanjutkan study ke Surabaya.
Selama ini entah berapa lama waktu yang bisa saya habiskan bersama orangtua,
Waktu bersama orangtua terasa cepat sekali. Karena kami hanya bertemu di hari Sabtu dan Minggu itupun sebulan sekali.
Sudah banyak momen antara kami yang terlewatkan. Banyak momen bahagia yang sudah terlewat tanpa kami rayakan bersama.
Dan dari banyaknya momen itu, salah satunya adalah hari-hari spesial seperti hari ulangtahun.
Entah sudah berapa tahun saya tidak ikut merayakan ulang tahun orangtua bersama saudara hehehe...
Saya berharap, orangtua bisa mengerti situasi kondisi yang saya miliki, kalau saya lagi berjuang untuk masa depan saya dan saya juga sudah berkeluarga.
Terimakasihku untuk orangtua karena selama ini sudah mendukungku. Terimakasih sudah jadi orangtua yang terbaik. Untuk ibu, semoga senantiasa sehat, panjang umur, biar kita bisa punya waktu yang lebih lama buat bareng-bareng (jalan-jalan bareng, makan bareng, pergi bareng, dan liburan bareng). Untuk ayah, semoga Tuhan memberi ayah istirahat di negeri orang hidup, dalam kegembiraan Firdaus, dalam pangkuan Abraham, Ishak dan Yakub, para bapa suci kami, dari mana rasa sakit dan dukacita serta keluh kesah dilenyapkan, tempat cahaya wajah-Nya menghampiri dan senantiasa bersinar. Aamiin.
Tuhan Yesus memberkati 🙏
Komentar