Setiap saat dan setiap waktu kita selalu dihadapkan pada berbagai pilihan. Bahkan di setiap langkah kaki kita juga dihadapkan pada banyak pilihan, mau lurus atau belok, mau belok ke kanan atau ke kiri, mau maju atau mundur. Kita selalu dikelilingi dengan banyak pilihan.
Dan diri kita yang memegang kendali penuh dalam setiap keputusan dalam membuat pilihan. Hanya saja masalah yang kerap kita hadapi saat membuat pilihan adalah mendengar suara hati dan keinginan terdalam kita sendiri. Kita lebih sering tergoda untuk membuat suatu pilihan karena orang lain membuat pilihan tersebut. Kita kerap cari aman mengambil sebuah keputusan karena banyak orang mengambil keputusan yang sama tersebut.
Lalu, bagaimana jika kita ingin memilih jalan berbeda? Apakah salah jika kita memilih jalan yang berbeda dari orang lain?
Hidup kalau tak bisa bahagia, ah pasti sayang sekali rasanya. Hidup cuma sekali. Kalau tak bisa bahagia dengan cara yang kita inginkan, akan sia-sia rasanya melewati setiap detik waktu yang ada. Tak bisa memang kita membahagiakan dan memuaskan keinginan semua orang. Tak pernah kita bisa benar-benar sempurna melakukan yang terbaik demi orang lain. Karena pada akhirnya kita bisa merasa lelah sendiri.
Dan diri kita yang memegang kendali penuh dalam setiap keputusan dalam membuat pilihan. Hanya saja masalah yang kerap kita hadapi saat membuat pilihan adalah mendengar suara hati dan keinginan terdalam kita sendiri. Kita lebih sering tergoda untuk membuat suatu pilihan karena orang lain membuat pilihan tersebut. Kita kerap cari aman mengambil sebuah keputusan karena banyak orang mengambil keputusan yang sama tersebut.
Lalu, bagaimana jika kita ingin memilih jalan berbeda? Apakah salah jika kita memilih jalan yang berbeda dari orang lain?
Hidup kalau tak bisa bahagia, ah pasti sayang sekali rasanya. Hidup cuma sekali. Kalau tak bisa bahagia dengan cara yang kita inginkan, akan sia-sia rasanya melewati setiap detik waktu yang ada. Tak bisa memang kita membahagiakan dan memuaskan keinginan semua orang. Tak pernah kita bisa benar-benar sempurna melakukan yang terbaik demi orang lain. Karena pada akhirnya kita bisa merasa lelah sendiri.
Ada banyak jalan dan pilihan yang tersedia. Bisa saja kita memilih jalan yang tak mulus. Tak sepenuhnya lurus. Bahkan ada banyak kelokan dan kesulitan yang akan kita hadapi di depannya. Tapi justru dari situ kita bisa mengetahui dan merasakan makna hidup yang sesungguhnya. Kita merasa benar-benar hidup. Mendapatkan banyak pengalaman baru dan pelajaran berharga yang penting. Hingga pada akhirnya kita bisa tumbuh jadi pribadi yang lebih dewasa dan matang.
“The path to our destination is not always a straight one. We go down the wrong road, we get lost, we turn back. Maybe it doesn't matter which road we embark on. Maybe what matters is that we embark.”
― Barbara Hall
Apapun pilihan dan jalan yang kita ambil pastilah ada konsekuensinya. Ada tanggung jawab dan dampak yang terjadi. Tinggal bagaimana cara kita untuk menghadapi semua konsekuensi dari pilihan yang kita ambil. Dan memang kita berharap setiap pilihan yang kita ambil memberi kebaikan untuk kita. Enak dan enggak enaknya, suka dan dukanya, semua pasti ada di setiap pilihan yang ada di depan mata.
Wajar jika kita memilih pilihan dan mengambil keputusan yang berbeda dari orang kebanyakan kemudian tidak ada seorangpun yang berani mengikuti langkah kita.
Kita boleh berani untuk mengambil jalan yang berbeda, tapi sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku di sekitar kita. Dan menolak jika orang lain memaksakan kita mengambil pilihan yang dilarang oleh agama dan aturan di suatu negara. Berani berbeda, tapi tidak dengan menyalahi aturan.
Kita boleh berani untuk mengambil jalan yang berbeda, tapi sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku di sekitar kita. Dan menolak jika orang lain memaksakan kita mengambil pilihan yang dilarang oleh agama dan aturan di suatu negara. Berani berbeda, tapi tidak dengan menyalahi aturan.
Saatnya untuk menjadi air mengalir yang bisa memberi manfaat untuk semua hal yang dilewati. Jangan sampai kita menjadi batu yang malah menghalangi jalan orang lain. Apapun jalan yang kita ambil, semoga bisa memberi banyak kebaikan. Kebaikan untuk diri sendiri juga orang lain.
“Be like a water who creates his own path don't be like a stone who stops everyone's path”
― Awais Aman
Tak apa memilih jalan yang berbeda. Kita mungkin akan dianggap “aneh” oleh orang-orang di sekitar kita. Tak apa 😊. Tak masalah jika jalan yang kita pilih berbeda dari orang-orang di sekitar kita. Kita mungkin akan dihina dan tidak mampu menjalani pilihan yang kita pilih. Tak apa, asal kita memang bisa berkomitmen melakukan yang terbaik di jalan yang kita ambil tersebut.
Tak apa jadi berbeda atau memilih jalan yang berbeda karena yang menentukan kebahagiaan itu tak lain adalah diri kita sendiri.
Komentar