Pada pertemuan rutin hari Sabtu, 6 Oktober 2018, PKK RT 17 mengadakan sharing ilmu mengenai jualan online atau mempromosikan produk lewat media sosial yang disajikan dalam bentuk tayangan video. Dalam kesempatan itu ibu Toni berkenan pula untuk membagi pengalamannya dalam jualan dan promosi lewat media sosial. Tak banyak yang hadir dalam kesempatan itu, hanya kurang lebih 18 anggota saja.
Kegiatan itu berjalan cukup lancar. Dan anggota yang hadir terlihat cukup banyak yang memperhatikan. Surprise juga bagi kami, bahwa ternyata kegiatan itu berlanjut sampai usai acara. Bahwa ada ketertarikan dari seorang ibu untuk belajar lebih memdalam kepada ibu Toni yang pada waktu itu berkenan membagi pengalamannya. Ini merupakan kejutan manis bagi kami. Bahwa ternyata tema pertemuan hari itu bermanfaat bagi yang hadir dan apa yang kami persiapkan untuk acara hari itu ternyata tidak useless 😊.
Di tempat kami memang sudah banyak ibu-ibu yang menjual produk kulinernya lewat media sosial. Juga banyak yang memilih menjadi reseller yang mereka pun mempromosikannya lewat media sosial. Dan untuk tujuan agar bisa semakin menjangkepi pengetahuan tentang bagaimana mempromosikan produk via media sosial itu maka kami menggagas tayangan video belajar jualan online.
Harapannya dari belajar bareng tersebut, pengetahuan bertambah dan ibu-ibu bisa lebih sering mempromosikan produknya lewat media sosial dengan lebih baik. Mungkin saja setelah ini mereka membuat akun resmi untuk produknya selain akun pribadi. Who knows to? 😊 Dan jika mendapat kritik dari konsumen bisa memberi tanggapan, serta tahu komentar mana yang perlu ditanggapi dan mana yang tidak perlu ditanggapi. Pssst ...dari kegiatan kemarin saya juga belajar lho...menggunakan promosi lewat media sosial...sebab selama ini saya lebih mengandalkan blog. Dan blog pula yang bisa membuat produk yang saya promosikan dikenal di kalangan pejabat di lingkungan Pemda di daerah Madura, masuk ke Rumah Sakit dan di lingkungan ABRI 😊
Kegiatan itu berjalan cukup lancar. Dan anggota yang hadir terlihat cukup banyak yang memperhatikan. Surprise juga bagi kami, bahwa ternyata kegiatan itu berlanjut sampai usai acara. Bahwa ada ketertarikan dari seorang ibu untuk belajar lebih memdalam kepada ibu Toni yang pada waktu itu berkenan membagi pengalamannya. Ini merupakan kejutan manis bagi kami. Bahwa ternyata tema pertemuan hari itu bermanfaat bagi yang hadir dan apa yang kami persiapkan untuk acara hari itu ternyata tidak useless 😊.
Di tempat kami memang sudah banyak ibu-ibu yang menjual produk kulinernya lewat media sosial. Juga banyak yang memilih menjadi reseller yang mereka pun mempromosikannya lewat media sosial. Dan untuk tujuan agar bisa semakin menjangkepi pengetahuan tentang bagaimana mempromosikan produk via media sosial itu maka kami menggagas tayangan video belajar jualan online.
Harapannya dari belajar bareng tersebut, pengetahuan bertambah dan ibu-ibu bisa lebih sering mempromosikan produknya lewat media sosial dengan lebih baik. Mungkin saja setelah ini mereka membuat akun resmi untuk produknya selain akun pribadi. Who knows to? 😊 Dan jika mendapat kritik dari konsumen bisa memberi tanggapan, serta tahu komentar mana yang perlu ditanggapi dan mana yang tidak perlu ditanggapi. Pssst ...dari kegiatan kemarin saya juga belajar lho...menggunakan promosi lewat media sosial...sebab selama ini saya lebih mengandalkan blog. Dan blog pula yang bisa membuat produk yang saya promosikan dikenal di kalangan pejabat di lingkungan Pemda di daerah Madura, masuk ke Rumah Sakit dan di lingkungan ABRI 😊
Komentar