Profesi sekarang selain mengurus keluarga juga menjalani bisnis online, menjual produk rumah tangga, dll.
Sebelumnya, saya tidak pernah jualan. Baru ketika tidak diijinkan suami bekerja setelah resign dari pekerjaan saya sebelumnya sebagai accounting di sebuah pengembang, saya mulai belajar jualan, meski sampai hari ini belum punya brand usaha sendiri.
Saya memutuskan jualan online awalnya karena ingin memiliki penghasilan sendiri, sebab saya terbiasa memiliki penghasilan sendiri dan juga tetap ingin bisa turut serta dalam aktifitas sosial dengan memberikan sumbangan berupa sedekah bagi yang membutuhkan dari hasil usaha sendiri, intinya bisa memberikan manfaat bagi banyak orang.
Selama berjualan via online pasti ada suka dukanya. Sukanya saat barang dagangan laris bisa menjangkau target market yang luas 😊.
Sampai saat ini, omset saya dalam memasarkan produk-produk, memang belum mencapai puluhan juta rupiah.
Pengalaman positif negatif saat berjualan pernah saya rasakan. Positif nya adalah kita banyak dapat pengalaman menarik juga pengembangan diri yang tidak hanya secara spiritual, tetapi juga secara sosial dan finansial. Cukup banyak pelajaran yang saya dapatkan.
Saya memasarkan hampir di setiap kesempatan yang ada. Baik saat berkumpul dengan kerabat, tetangga, teman-teman, juga komunitas. Pemasaran via online pun tidak lupa saya jalankan. Semua itu saya lakukan demi membantu orang-orang di sekitar saya dalam mendapatkan produk berkualitas.
Saya memulai dengan menawarkan produk-produk pada target market yang potensial. Saya memang belum sampai memikirkan orang lain yang ingin mendapatkan produk berkualitas tapi terkendala keuangan untuk mendapatkan produknya. Sementara produk sebelah memberikan solusi nya dengan cara arisan.
Tantangan terbesar mungkin hanya karena produk sebelah sudah ada. Untuk itu, butuh edukasi terus menerus mengenai apa yang menjadi keunggulan produk dan bisnis saya.
Saya harus mempunyai rencana ke depan untuk memasarkan, baik online maupun offline.
Niat baik, terus semangat, pantang menyerah.
Semoga 🙏
Sebelumnya, saya tidak pernah jualan. Baru ketika tidak diijinkan suami bekerja setelah resign dari pekerjaan saya sebelumnya sebagai accounting di sebuah pengembang, saya mulai belajar jualan, meski sampai hari ini belum punya brand usaha sendiri.
Saya memutuskan jualan online awalnya karena ingin memiliki penghasilan sendiri, sebab saya terbiasa memiliki penghasilan sendiri dan juga tetap ingin bisa turut serta dalam aktifitas sosial dengan memberikan sumbangan berupa sedekah bagi yang membutuhkan dari hasil usaha sendiri, intinya bisa memberikan manfaat bagi banyak orang.
Selama berjualan via online pasti ada suka dukanya. Sukanya saat barang dagangan laris bisa menjangkau target market yang luas 😊.
Sampai saat ini, omset saya dalam memasarkan produk-produk, memang belum mencapai puluhan juta rupiah.
Pengalaman positif negatif saat berjualan pernah saya rasakan. Positif nya adalah kita banyak dapat pengalaman menarik juga pengembangan diri yang tidak hanya secara spiritual, tetapi juga secara sosial dan finansial. Cukup banyak pelajaran yang saya dapatkan.
Saya memasarkan hampir di setiap kesempatan yang ada. Baik saat berkumpul dengan kerabat, tetangga, teman-teman, juga komunitas. Pemasaran via online pun tidak lupa saya jalankan. Semua itu saya lakukan demi membantu orang-orang di sekitar saya dalam mendapatkan produk berkualitas.
Saya memulai dengan menawarkan produk-produk pada target market yang potensial. Saya memang belum sampai memikirkan orang lain yang ingin mendapatkan produk berkualitas tapi terkendala keuangan untuk mendapatkan produknya. Sementara produk sebelah memberikan solusi nya dengan cara arisan.
Tantangan terbesar mungkin hanya karena produk sebelah sudah ada. Untuk itu, butuh edukasi terus menerus mengenai apa yang menjadi keunggulan produk dan bisnis saya.
Saya harus mempunyai rencana ke depan untuk memasarkan, baik online maupun offline.
Niat baik, terus semangat, pantang menyerah.
Semoga 🙏
Komentar