Langsung ke konten utama

Komunikasi

Menurut berbagai survei, sekitar 85% persen dari kesuksesan dalam hidup berkaitan secara langsung dengan kemampuan berkomunikasi dan keterampilan membina hubungan.


Hal itu menandakan bahwa tidak peduli seberapa ambisius seseorang atau berapa banyak mereka mengatasi ketakutan mereka atau seberapa tinggi tingkat pendidikan, mereka masih memiliki kemungkinan yang rendah untuk melangkah lebih jauh dalam hidup mereka tanpa kemampuan komunikasi yang efektif yang diperlukan dalam berhubungan dengan orang-orang.

Dan ketika mengatakan berhubungan dengan orang-orang, hal ini tentu saja bukan orang-orang yang secara natural memiliki kemiripan karakter dengan kita, karena berhubungan dengan orang-orang tersebut tidak membutuhkan banyak usaha atau kemampuan dalam berkomunikasi.

Mengacu pada orang-orang yang kita sukai namun kita seringkali menemukan kesulitan untuk membina hubungan dengan mereka karena kita tidak yakin apa yang akan kita katakan atau lakukan.

Dibutuhkan keterampilan untuk memperluas hubungan dari lingkaran kecil orang-orang dimana kita berada saat ini menuju lingkaran besar orang-orang yang akan kita temui. Keterampilan semacam ini yang menjamin akan melontarkan keberhasilan kita dalam kehidupan.

Mengembangkan kemampuan komunikasi

Bila kita mencoba untuk terhubung dengan lingkaran orang-orang yang lebih besar, kita perlu menanyakan 5 pertanyaan ini pada diri sendiri :
– Apakah Anda menemukan kesamaan antara Anda berdua?
– Apakah Anda membuat mereka merasa nyaman?
– Apakah Anda membuat mereka merasa dimengerti?
– Apakah hubungan Anda dengan jelas didefinisikan?
– Apakah mereka merasakan emosi yang positif akibat berinteraksi dengan Anda?
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, kita harus mempertimbangkan penjelasan dibawah ini ……

14 Kemampuan Komunikasi Yang Efektif

1. Berikan kesan bahwa kita antusias berbicara dengan mereka – Beri mereka kesan bahwa kita lebih suka berbicara dengan mereka daripada orang lain di muka bumi ini. Ketika kita memberi mereka kesan bahwa kita sangat antusias berbicara dengan mereka dan bahwa kita peduli kepada mereka, kita membuat perasaan mereka lebih positif dan percaya diri. Mereka akan lebih terbuka kepada kita dan sangat mungkin memiliki percakapan yang mendalam dengan kita.

2. Ajukan pertanyaan tentang minat mereka – Ajukan pertanyaan terbuka yang akan membuat mereka berbicara tentang minat dan kehidupan mereka. Galilah sedetail mungkin sehingga akan membantu mereka memperoleh perspektif baru tentang diri mereka sendiri dan tujuan hidup mereka.

3. Beradaptasi dengan bahasa tubuh dan perasaan mereka – Rasakan bagaimana perasaan mereka pada saat ini dengan mengamati bahasa tubuh dan nada suara. Dari sudut pandang ini, kita dapat menyesuaikan kata-kata, bahasa tubuh, dan nada suara kita sehingga mereka akan merespon lebih positif.

4. Tunjukkan rasa persetujuan: Katakan kepada mereka apa yang kita kagumi tentang mereka dan mengapa – Salah satu cara terbaik untuk segera berhubungan dengan orang adalah dengan menjadi jujur dan memberitahu mereka mengapa kita menyukai atau mengagumi mereka. Jika menyatakan secara langsung dirasakan kurang tepat, cobalah dengan pernyataan tidak langsung. Kedua pendekatan tersebut bisa sama-sama efektif.

5. Dengarkan dengan penuh perhatian semua yang mereka katakan – Jangan terlalu berfokus pada apa yang akan kita katakan selanjutnya selagi mereka berbicara. Sebaliknya, dengarkan setiap kata yang mereka katakan dan responlah serelevan mungkin. Hal ini menunjukkan bahwa kita benar-benar mendengarkan apa yang mereka katakan dan kita sepenuhnya terlibat di dalam suasana bersama dengan mereka. Juga pastikan untuk bertanya setiap kali ada sesuatu yang tidak mengerti pada hal-hal yang mereka katakan. Kita tentu saja ingin menghindari semua penyimpangan yang mungkin terjadi dalam komunikasi jika kita ingin mengembangkan hubungan yang sepenuhnya dengan orang tersebut.

6. Beri mereka kontak mata yang lama – kontak mata yang kuat mengkomunikasikan kepada orang lain bahwa kita tidak hanya terpikat oleh mereka dan apa yang mereka katakan tetapi juga menunjukkan bahwa kita dapat dipercaya. Ketika dilakukan dengan tidak berlebihan, mereka juga akan menganggap kita yakin pada diri kita sendiri karena kesediaan kita untuk bertemu mereka secara langsung. Akibatnya, orang secara alami akan lebih memperhatikan kita dan apa yang kita katakan.

7. Ungkapkan diri kita sebanyak mungkin – Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan kepercayaan seseorang adalah dengan mengungkapkan diri seterbuka mungkin. Bercerita tentang kejadian yang menarik dari hidup kita atau hanya menggambarkan contoh lucu dari kehidupan normal sehari-hari. Ketika kita bercerita tentang diri kita, pastikan untuk tidak menyebutkan hal-hal yang menyimpang terlalu jauh dari minat mereka atau bahkan berlebihan. Kita dapat membiarkan mereka mengetahui lebih jauh tentang diri anda seiring berjalannya waktu.

8. Berikan kesan bahwa kita berada di tim yang sama – Gunakan kata-kata seperti “kami, kita ” untuk segera membangun sebuah ikatan. Bila kita menggunakan kata-kata tersebut, membuatnya tampak seperti  berada di tim yang sama, sementara orang lain berada di tim yang berbeda.

9. Berikan mereka senyuman terbaik kita – Ketika kita tersenyum pada orang, kita menyampaikan pesan bahwa kita menyukai mereka dan kehadiran mereka membawa kebahagiaan. Tersenyum pada mereka akan menyebabkan mereka sadar ingin tersenyum kembali pada kita yang secara langsung akan membangun hubungan.

10. Menawarkan saran yang bermanfaat – Kenalkan tempat makan yang pernah kita kunjungi, film yang kita tonton, orang-orang baik yang mereka ingin temui, buku yang kita baca, peluang karir atau apa pun yang terpikirkan oleh kita. Jelaskan apa yang menarik dari orang-orang, tempat atau hal-hal tersebut. Jika kita memberi ide yang cukup menarik perhatian mereka, mereka akan mencari kita ketika mereka memerlukan seseorang untuk membantu membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.

11. Beri mereka motivasi – Jika orang yang kita hadapi lebih muda atau dalam posisi yang lebih sulit dari kita, mereka mungkin ingin mendengar beberapa kata motivasi dari kita karena kita lebih berpengalaman atau kita tampaknya menjalani kehidupan dengan baik . Jika kita ingin memiliki hubungan yang sehat dengan orang tersebut, kita tentu saja tidak ingin tampak seperti kita memiliki semuanya sementara mereka tidak. Yakinkan mereka bahwa mereka dapat melampaui masalah dan keterbatasan mereka, sehingga mereka akan berharap menjadikan kita sebagai teman yang enak untuk diajak bicara.

12. Tampil dengan tingkat energi yang sedikit lebih tinggi dibanding orang lain – Umumnya, orang ingin berada di sekitar orang-orang yang akan mengangkat mereka, bukannya membawa mereka ke bawah. Jika kita secara konsisten memiliki tingkat energi yang lebih rendah daripada orang lain, mereka secara alami akan menjauh dari kita menuju seseorang yang lebih energik. Untuk mencegah hal ini terjadi, secara konsisten tunjukkan dengan suara dan bahasa tubuh kita bahwa kita memiliki tingkat energi yang sedikit lebih tinggi sehingga mereka akan merasa lebih bersemangat dan positif berada di sekitar kita. Namun jangan juga kita terlalu berlebihan berenergik sehingga menyebabkan orang-orang tampak seperti tidak berdaya. Energi dan gairah yang tepat akan membangun antusiasme mereka.

13. Sebut nama mereka dengan cara yang menyenangkan telinga mereka – nama seseorang adalah salah satu kata yang memiliki emosional yang sangat kuat bagi mereka. Tapi hal itu belum tentu seberapa sering kita katakan nama seseorang, namun lebih pada bagaimana kita mengatakannya. Hal ini dapat terbantu dengan cara kita berlatih mengatakan nama seseorang untuk satu atau dua menit sampai kita merasakan adanya emosional yang kuat. Ketika kita menyebutkan nama mereka lebih menyentuh dibanding orang lain yang mereka kenal, mereka akan menemukan bahwa kita lah yang paling berkesan.

14. Tawarkan untuk menjalani hubungan selangkah lebih maju – Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk memajukan persahabatan kita dengan seseorang: tawaran untuk makan dengan mereka, berbicara sambil minum kopi, melihat pertandingan olahraga, dll. Meskipun jika orang tersebut tidak menerima tawaran kita, mereka akan tetap tersanjung bahwa kita ingin mereka menjalani persahabatan ke tingkat yang lebih dalam. Di satu sisi, mereka akan memandang kita karena kita memiliki keberanian untuk membangun persahabatan bukan mengharapkan persahabatan yang instan.

Menjadi Seorang Komunikator yang Terampil

Jika kita dapat mengembangkan beberapa saja dari teknik ini, kita secara dramatis akan meningkatkan kemampuan kita untuk berhubungan dengan orang dari semua lapisan dalam hidup kita. Luangkan waktu untuk mengamati orang yang paling sosial dalam kehidupan kita dan kita akan melihat banyak dari metode-metode diatas yang diaplikasikan. Mereka tidak melakukan dengan cara yang kaku, mereka melakukannya secara alami dan dengan cara yang cocok dengan situasi saat itu.

Untuk hasil terbaik, santai saja dan biarkan teknik ini mengalir dari dalam diri kita secara alami. Pilih teknik-teknik yang paling cocok dengan kepribadian kita dan apa tujuan kita ketika berinteraksi dengan orang. Belajarlah untuk bisa merasakan teknik mana yang cocok ataupun tidak cocok dengan berbagai macam karakter orang dan situasi sesuai dengan kepridadian kita.

Ketika kita berhasil mengembangkan kemampuan kita berkomunikasi dengan orang-orang, maka akan membawa kita pada banyak sekali peluang baru yang tidak tersedia untuk kita sebelumnya. Itulah kekuatan dari keterampilan komunikasi yang efektif.

Note: tulisan diatas disadur dari sebuah artikel yang cukup bermanfaat bagi saya (pribadi) yang sedang berproses / belajar untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebutuhan Imam dalam Gereja Katolik: Panggilan yang Semakin Langka

Gereja Katolik, sebagai umat Allah yang berziarah di dunia, sangat bergantung pada pelayanan para imam dalam mewartakan Injil, merayakan sakramen, dan menggembalakan umat. Namun, dewasa ini, Gereja menghadapi tantangan serius: semakin berkurangnya jumlah imam, sementara kebutuhan umat terus meningkat. Fenomena ini menjadi panggilan mendesak bagi seluruh umat Katolik untuk merenungkan kembali pentingnya imamat dan peran kita dalam mendorong tumbuhnya panggilan suci ini. Realita Krisis Panggilan Data dari berbagai keuskupan menunjukkan tren penurunan jumlah seminaris dan imam baru. Di banyak wilayah, satu imam harus melayani beberapa paroki sekaligus, sehingga mengurangi intensitas pembinaan umat secara personal dan pastoral. Sementara itu, jumlah umat terus bertambah, kebutuhan pelayanan sakramen tetap tinggi, dan tantangan pastoral semakin kompleks di tengah perubahan zaman. Peran Imam dalam Kehidupan Gereja Imam bukan sekadar pemimpin liturgi, tetapi pribadi yang hadir sebagai alter C...

Dunia Ini Panggung Sandiwara

Dunia ini panggung sandiwara adalah frasa yang diutarakan oleh karakter Jaques dalam karya William Shakespeare berjudul As You Like It . Monolog ini mengumpamakan dunia ini sebagai sebuah panggung sandiwara dan kehidupan manusia seperti sebuah sandiwara, dan menerangkan tentang tujuh tingkatan usia manusia, yang kadang-kadang disebut sebagai tujuh usia manusia : bayi, anak sekolah, pecinta, prajurit, keadilan, pantaloon , dan masa kanak-kanak kedua, "tanpa gigi, tanpa mata, tanpa rasa, tanpa semuanya". Maksud Shakespeare adalah bahwa dunia ini tidak lain adalah panggung teater dan manusia adalah aktornya. Sejak lahir manusia memasuki dunia teater dan terus berakting sesuai dengan usia mereka, hingga pada usia tua mereka ketika episode yang terakhir dimainkan.

Melihat, Mengerti, dan Percaya: Sebuah Perjalanan Kesadaran

Setiap manusia menjalani proses kehidupan yang tak lepas dari pengalaman, pencarian makna, dan pencapaian keyakinan. Dalam proses ini, tiga kata sederhana — melihat , mengerti , dan percaya — menyimpan kekuatan besar yang mampu mengubah cara kita memahami dunia dan diri sendiri. "Melihat" bukan sekadar menggunakan indera penglihatan. Ia merupakan simbol dari kesadaran awal , di mana kita mulai menyadari adanya sesuatu di hadapan kita. Melihat bisa bermakna menyaksikan peristiwa, mengenali tanda-tanda kehidupan, atau membaca situasi secara lahiriah. Namun, tidak semua yang kita lihat mampu kita pahami. Ada kalanya kita memandang sesuatu, tetapi tidak menangkap makna di baliknya. Oleh karena itu, melihat hanyalah awal — sebuah undangan untuk menggali lebih dalam. Setelah melihat, langkah berikutnya adalah mengerti . Ini adalah tahap di mana pikiran mulai mencerna, hati mulai merasa, dan jiwa mulai bertanya. Mengerti adalah jembatan antara pengamatan dan kebijaksanaan. Menger...